Hari Ketiga Safari Ramadan, Wabup Banjar Serahkan Bantuan di Desa Paring Tali

 


SOALKALSEL.COM, BANJAR - 
Memasuki hari ketiga Safari Ramadan, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi bersilaturahmi dengan masyarakat di Masjid Assyafa’ah Desa Paring Tali, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (21/2/2026) sore.


Kegiatan tersebut dihadiri para staf ahli, asisten, kepala SKPD, direktur perusahaan daerah, habaib, ulama, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam rangkaian Safari Ramadan, Wabup Banjar menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan keuangan bersifat khusus kepada desa sebesar Rp50 juta untuk perbaikan tempat ibadah dan sarana pendidikan.


Selain itu, diserahkan pula Al-Qur’an bahasa Banjar, hibah keagamaan untuk Yayasan Berkah Bintang Sembilan sebesar Rp200 juta, paket sembako bagi masyarakat penerima manfaat, serta wakaf mukena dari TP PKK Kabupaten Banjar.


Habib Idrus Al Habsyi menegaskan, Safari Ramadan merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan pembangunan dirasakan hingga tingkat desa.


“Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, seperti peningkatan jalan, jembatan, irigasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun, serta meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadan.


“Ramaikan terus masjid ini dengan salat berjemaah, tarawih, dan tadarus Al-Qur’an,” ajaknya.


Sementara itu, Pambakal Desa Paring Tali, Juhri, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran wakil bupati dalam kegiatan tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan membawa berkah bagi desa, khususnya untuk perbaikan masjid yang dibangun pada 1980 agar semakin nyaman digunakan beribadah.


Menjelang berbuka puasa, tausiyah disampaikan oleh Habib Abdullah bin Agil. Ia mengingatkan jamaah tentang perbuatan yang dapat menggugurkan pahala puasa, seperti berdusta, menggunjing, mengadu domba, bersumpah palsu, serta memandang perempuan yang bukan mahram dengan syahwat.


“Hati-hati jangan sampai kita seperti itu, hanya mendapat lelah tetapi pahalanya nol. Jauhi lima hal itu agar kita mendapatkan pahala yang seutuhnya,” pesannya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama