SOALKALSEL.COM, KALSEL - Komisi IX DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan dengan fokus pada isu ketenagakerjaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan layanan pendidikan vokasi.
Wakil Ketua Komisi IX, Yahya Zaini, menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak masukan strategis dari pemerintah daerah, dinas terkait, dan para mitra kerja.
“Kami mendapatkan banyak masukan dari pemerintah daerah, dinas terkait, serta para mitra. Diskusi berlangsung sangat terbuka dan konstruktif,” ujar Yahya di Banjarbaru, Jumat (20/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa Kalimantan Selatan merupakan daerah yang kaya sumber daya alam.
Namun, sejumlah indikator ketenagakerjaan dan kualitas SDM dinilai masih perlu ditingkatkan. Tingkat kreativitas, kompetensi, serta kualitas tenaga kerja dinilai belum sepenuhnya sebanding dengan potensi daerah.
Menurut Yahya, solusi konkret yang perlu didorong adalah penguatan pendidikan vokasi secara lebih intensif dan berkualitas, baik melalui Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP), Balai Latihan Kerja (BLK), maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Kami mendapat informasi bahwa pemerintah pusat berencana meningkatkan status UPTD di Kalimantan Selatan menjadi UPT tingkat nasional. Mudah-mudahan dengan peningkatan status ini, kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi semakin baik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan SDM di daerah,” jelasnya.
Selain isu ketenagakerjaan, Komisi IX juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dibangun sekitar 212 unit di Kalimantan Selatan. Secara umum program berjalan baik, meski terdapat satu kasus penolakan di salah satu pesantren.
Menanggapi hal tersebut, Komisi IX mendorong pemerintah daerah melakukan pendekatan persuasif dan edukatif kepada pihak pesantren agar program tersebut dapat diterima.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pendekatan dan edukasi, karena jumlah santri di pesantren tersebut cukup besar, sekitar 13 ribu orang. Ini sangat potensial untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program yang sudah disiapkan pemerintah,” tegas Yahya.
Komisi IX DPR RI berharap hasil kunjungan kerja ini dapat segera ditindaklanjuti, sehingga potensi besar Kalimantan Selatan sebagai daerah kaya sumber daya alam dapat diimbangi dengan kualitas SDM yang unggul, terampil, dan kompetitif. (MC Kalsel)

Posting Komentar