SOALKALSEL.COM, BANJARMASIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) terus berinovasi dalam memperkuat literasi sejarah di kalangan pelajar. Melalui Bidang Kebudayaan, program Museum Masuk Sekolah digelar selama delapan hari oleh Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, dengan menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang lebih dekat, menarik, dan kontekstual.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, melalui Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, menyampaikan bahwa program yang dilaksanakan oleh Museum Wasaka ini bertujuan menjadikan museum bukan sekadar tempat kunjungan, melainkan sumber belajar yang inspiratif dan relevan bagi peserta didik.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan minat belajar sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sejarah dan budaya daerah,” ujarnya dalam rilis resmi, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan menyasar sejumlah sekolah di beberapa kabupaten, yakni SMAN 1 Muara Uya Kabupaten Tabalong, SMAN 1 Lampihong Kabupaten Balangan, serta SMAN 8 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Antusiasme siswa terlihat saat mereka mengikuti rangkaian kegiatan interaktif yang dikemas berbeda dari pembelajaran di kelas.
Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, menjelaskan bahwa tim museum menghadirkan langsung koleksi unggulan, termasuk mandau khas Kalimantan yang menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya melihat, para siswa juga mendapatkan pengalaman praktik melalui edukasi pembersihan koleksi museum.
“Kami juga memutar film sejarah revolusi fisik melalui konsep silent cinema, serta menggelar kuis interaktif di setiap ruang kegiatan, mulai dari ruang materi, audio visual hingga ruang pamer,” jelasnya.
Menurut Arry, pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami dan mengingat peristiwa sejarah. Museum pun tampil sebagai pusat edukasi yang adaptif, inklusif, dan mudah diakses.
Sebagai bagian dari evaluasi, panitia juga menghimpun respons peserta melalui QR Code sehingga masukan dari siswa dan guru dapat terdokumentasi secara digital.
Disdikbud Kalsel optimistis, inovasi Museum Masuk Sekolah akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat literasi sejarah generasi muda Banua sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa. (MC Kalsel)

Posting Komentar