Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalsel Siapkan Ribuan Personel Amankan Mudik Lebaran

 



SOALKALSEL.COM, BANJARBARU - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menegaskan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Kepolisian Terpusat Intan 2026.


Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalimantan Selatan Rosyanto Yudha Hermawan usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Intan 2026 yang digelar di Rupatama Polda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (10/3/2026).


Kapolda menjelaskan rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi terkait guna memastikan kesiapan pengamanan mudik Lebaran tahun ini.


“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Ketua DPRD, Wakajati, Gubernur Kalimantan Selatan, Danrem, Danlanal, Danlanud, Kabinda, serta instansi terkait lainnya. Fokus utama rapat ini adalah menyiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026,” ujarnya.


Menurutnya, pengamanan mudik tahun ini dilakukan dengan memperhatikan berbagai potensi kerawanan, mulai dari gangguan keamanan hingga faktor cuaca dan kemungkinan terjadinya bencana alam.


“Kita mengantisipasi berbagai tantangan, baik perkembangan situasi global maupun nasional, termasuk kondisi kamtibmas di Kalimantan Selatan. Selain itu, kita juga memperhatikan faktor cuaca atau iklim yang dapat memicu bencana hidrometeorologi maupun kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.


Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polda Kalimantan Selatan menyiapkan ribuan personel gabungan guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.


“Untuk pengamanan ini kami mengerahkan 1.166 personel Polri, dibantu 247 personel TNI serta 1.023 personel dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” ungkapnya.


Selain personel, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.


“Kami juga menyiapkan tiga pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” tambahnya.


Kapolda turut mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik, sehingga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya.


Selain fokus pada pengamanan, Polda Kalimantan Selatan juga memantau stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya melalui Satgas Pangan Polri.


“Kami bersama Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan terus memonitor perkembangan harga bahan pokok bersama dinas terkait. Kami pastikan tidak ada kenaikan harga yang terlalu tinggi,” jelas Kapolda.


Ia menegaskan pihaknya juga akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.


“Kami juga memonitor agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok dan sembako yang dapat menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga. Apabila ditemukan, tentu akan kami lakukan penindakan dan penegakan hukum agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tegasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama