Pemprov Kalsel Buka Lelang Jabatan Dua Posisi Strategis, Pendaftaran Hingga 9 April

 


SOALKALSEL.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan pemerintah provinsi.


Langkah ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus memperkuat kinerja birokrasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, mengatakan pendaftaran seleksi telah dibuka sejak 26 Maret dan akan berlangsung hingga 9 April 2026.


Menurutnya, pada tahap awal ini terdapat dua jabatan yang menjadi prioritas untuk segera diisi.


“Sesuai arahan pimpinan, untuk saat ini kita membuka dua jabatan dulu, yaitu Kepala Biro Organisasi dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa,” ujar Noryadi saat memberikan keterangan di Banjarbaru, Jumat (27/3/2026).


Ia menjelaskan, proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan berbagai pihak yang kompeten.


Selain seleksi administrasi, peserta juga akan mengikuti tahap assessment yang bekerja sama dengan lembaga penilaian kompetensi dari Biro Pembinaan Karier Staf Sumber Daya Manusia Kepolisian Negara Republik Indonesia atau SSDM Polri.

Tahapan seleksi juga mencakup penilaian kompetensi bidang serta wawancara oleh panitia seleksi yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel bersama Kepala BKD Kalsel. Tim seleksi turut melibatkan unsur akademisi, kalangan profesional, serta perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan.


Seleksi terbuka ini dapat diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) baik dari lingkungan Pemprov Kalsel maupun pemerintah kabupaten/kota. Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi antara lain berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedang atau pernah menduduki jabatan Administrator atau jabatan fungsional jenjang Ahli Madya secara kumulatif minimal dua tahun, serta memiliki pangkat sekurang-kurangnya Pembina (IV/a).


Noryadi menegaskan bahwa tidak ada pembatasan jumlah peserta yang ingin mengikuti seleksi tersebut. Seluruh ASN yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mendaftar.


“Kami tidak membatasi kuota pelamar. Silakan bagi ASN yang memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi terbuka ini secara online melalui Badan Kepegawaian Negara melalui portal ASN Karier,” tambahnya.


Pengisian jabatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi perangkat daerah. Dengan adanya pejabat definitif, koordinasi serta pelaksanaan program kerja pemerintah daerah diyakini dapat berjalan lebih optimal.


“Harapan kami tentu dalam mendukung tugas-tugas Pemprov Kalsel, agar jabatan yang kosong segera terisi sehingga dapat mempercepat pembangunan di Kalimantan Selatan. SKPD maupun biro ini merupakan pendukung kebijakan gubernur dalam menunjang visi dan misi beliau,” pungkas Noryadi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama