SOALKALSEL.COM- BANJARMASIN- Bank Indonesia kembali menggandeng TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan layanan keuangan ke wilayah terpencil melalui program Ekspedisi Rupiah Kalimantan (ERK) 2026.
Program ini menyasar masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai di Kalimantan, yang selama ini masih terbatas dalam mengakses layanan keuangan formal.
Pelaksanaan ERK 2026 diawali dengan seremoni kick off sekaligus pelepasan tim di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, bersama Komandan Komando Daerah TNI AL XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji.
Ekspedisi ini merupakan kelanjutan dari program Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang sebelumnya dimulai dari Surabaya, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kas di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berupaya memastikan masyarakat memperoleh uang Rupiah yang layak edar sekaligus menjaga kualitas uang yang beredar di wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, ERK 2026 menjangkau sejumlah sungai utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, di antaranya Sungai Kayan di Kalimantan Utara, Sungai Mahakam dan Kandilo di Kalimantan Timur, Sungai Barito di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, serta Sungai Sambas Besar di Kalimantan Barat.
Selain layanan kas keliling melalui jalur sungai, ekspedisi ini juga menghadirkan berbagai program edukatif dan layanan terpadu.
Kegiatan tersebut meliputi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, literasi sistem pembayaran digital seperti QRIS dan program PeKA, layanan perpustakaan keliling, penyuluhan kesehatan, hingga edukasi kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat wilayah perairan.
Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut menjadi kunci utama dalam kelancaran program ini, terutama dalam hal mobilisasi armada serta pengamanan selama pelaksanaan kegiatan.
Kolaborasi tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara serta memperluas akses layanan publik secara merata.

Posting Komentar