SOALKALSEL.COM, BANJARBARU – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria mulai melaksanakan program magang bagi para klien sebagai bagian dari implementasi kurikulum pembinaan yang telah disusun.
Program magang tersebut telah dimulai sejak Senin (13/4/2026) dan akan berlangsung selama 40 hari kerja. Para klien ditempatkan di berbagai tempat kerja yang telah menjadi mitra lembaga, guna memberikan pengalaman langsung di dunia kerja.
Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan keterampilan sekaligus kesiapan kerja anak-anak binaan.
“Magang ini menjadi langkah penting agar anak-anak tidak hanya mendapatkan teori di dalam panti, tetapi juga bisa langsung mempraktikkan keterampilan yang telah mereka pelajari di dunia kerja,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Melalui kegiatan ini, para klien diharapkan mampu meningkatkan kemampuan serta memperoleh pengalaman kerja nyata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan sebagian dari mereka dapat direkrut langsung oleh tempat magang, sebagaimana yang terjadi pada periode sebelumnya.
Namun demikian, Sacik mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program, di antaranya keterbatasan kuota penerimaan peserta magang serta kondisi beberapa klien yang masih membutuhkan pendampingan lebih intensif.
“Target magang kita sebanyak 50 orang, sehingga masih ada anak-anak yang belum bisa ikut. Bagi mereka, tetap kita fokuskan untuk pembinaan di dalam panti, terutama untuk mengejar ketertinggalan dan memperkuat keterampilan,” jelasnya.
Ia menambahkan, klien yang belum mengikuti program magang akan mendapatkan pendampingan lebih intensif dari para instruktur agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal.
“Yang belum kita kirim magang, kita kuatkan dulu di dalam. Dengan pendampingan yang lebih intensif, diharapkan mereka juga siap ketika mendapat kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

Posting Komentar