Kasus Baru HIV AIDS di Tabalong Turun Sepanjang 2025, Didominasi Usia Produktif

 


SOALKALSEL.COM, TABALONG - Jumlah temuan baru penderita HIV AIDS di Kabupaten Tabalong mengalami penurunan sepanjang tahun 2025.


Meski demikian, total kasus kumulatif masih menunjukkan angka yang cukup signifikan dan didominasi oleh kelompok usia produktif.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, jumlah kasus baru HIV AIDS yang ditemukan selama tahun 2025 tercatat sebanyak 35 orang. Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 45 kasus baru.


Sementara itu, hingga awal Januari 2026, jumlah keseluruhan penderita HIV AIDS di Kabupaten Tabalong tercatat sebanyak 188 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas penderita merupakan laki-laki dengan usia produktif.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kesehatan Jiwa dan NAFZA Dinkes Tabalong, Rapolo Manik, menjelaskan bahwa penularan HIV AIDS dapat terjadi melalui berbagai cara, di antaranya hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta penularan dari ibu kepada anak.


“Penularan bisa terjadi melalui penggunaan jarum suntik bersama atau kontak dengan darah yang tidak aman. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan narkoba suntik dan selalu menerapkan perilaku hidup aman,” ujar Rapolo.


Ia juga mengingatkan pentingnya kesetiaan kepada pasangan serta menghindari perilaku berisiko lainnya sebagai langkah pencegahan penularan HIV AIDS.


“Setia kepada pasangan dan menghindari perilaku berisiko merupakan upaya penting untuk melindungi diri dari penularan HIV,” tambahnya.


Rapolo berharap, dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai risiko dan cara penularan HIV AIDS, angka kasus baru di Kabupaten Tabalong dapat terus ditekan, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat dan aman. (MC Tabalong)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama