SOALKALSEL.COM, KALSEL - Kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur perekonomian masyarakat desa di Kalimantan Selatan.
Sinergi dua lembaga ekonomi desa tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus mendorong kemandirian desa.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan (PMD Kalsel), pemerintah daerah terus mendorong penguatan peran BUMDes, termasuk dalam pengelolaan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.
Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa PMD Kalsel, Indah Novita Purnamasari, mengatakan BUMDes dan koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan potensi ekonomi lokal.
Menurutnya, kolaborasi yang solid akan membuat pengelolaan usaha desa semakin optimal, baik dari sisi permodalan, distribusi, maupun pemasaran produk.
“BUMDes dapat berfokus pada pengelolaan unit usaha berbasis potensi desa, seperti perdagangan, pengolahan hasil pertanian, hingga jasa layanan. Sementara koperasi dapat memperkuat aspek kelembagaan, tata kelola keuangan, serta partisipasi anggota dalam mendukung perputaran ekonomi desa,” ujar Novi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, pihaknya mendorong komunikasi dan perencanaan bersama antara pengurus BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih agar setiap program berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Sinergi ini diharapkan mampu memperluas akses permodalan, memperkuat manajemen usaha, serta meningkatkan daya saing produk unggulan desa di pasar yang lebih luas,” lanjutnya.
Di sisi lain, PMD Kalsel juga mendorong BUMDes untuk lebih aktif mengelola sektor pariwisata desa. Menurut Novi, banyak desa di Kalimantan Selatan memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan secara profesional.
Dengan pengelolaan yang terencana dan berbasis potensi lokal, sektor pariwisata desa diyakini mampu menjadi sumber pendapatan baru sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Dinas PMD akan memberikan pendampingan kepada BUMDes, mulai dari perencanaan usaha, penguatan kelembagaan, hingga strategi promosi dan pemasaran,” jelasnya.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat desa menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi, termasuk sektor pariwisata. Melalui BUMDes, warga dapat berperan sebagai pengelola destinasi, penyedia homestay, pemandu wisata, hingga pelaku usaha pendukung seperti kuliner dan kerajinan tangan.
“Melalui kolaborasi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih, kami berharap optimalisasi sektor pariwisata dan ekonomi desa semakin tumbuh, mandiri, dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (MC Kalsel)

Posting Komentar