SOALKALSEL.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan rencana pembangunan stadion bertaraf internasional telah masuk dalam dokumen perencanaan daerah, baik pada RPJMD, Renstra, maupun Renja masing-masing SKPD, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, dalam rapat koordinasi ekspose pembahasan pembangunan stadion bertaraf internasional oleh Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (3/3/2026).
“Dalam rapat ini mudah-mudahan apa yang masih menjadi kekurangan bisa kita perbaiki dan kita rapatkan bersama seluruh SKPD terkait,” ujar Chair.
Ia menjelaskan, hasil rapat masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, terutama terkait aspek teknis dan penyelenggaraan. Untuk itu, disepakati rapat lanjutan akan digelar dalam satu bulan ke depan agar masing-masing pihak dapat menyiapkan kajian serta data pendukung.
“Pada intinya kami mengambil waktu satu bulan lagi untuk mengadakan rapat kembali, agar masing-masing pihak bisa menyiapkan hasil kajian dan laporan yang dibutuhkan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menekankan pentingnya perhatian terhadap dua aspek krusial, yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan alih fungsi lahan.
Menurutnya, AMDAL sangat menentukan keberlanjutan proyek, baik dari sisi dampak positif maupun potensi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Kita bicara yang menyangkut masalah yang harus dipenuhi, termasuk AMDAL. Karena AMDAL sangat menentukan untuk masa depan proyek itu. Sejauh mana dampak positif dan negatifnya, itu harus jelas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembahasan teknis terkait AMDAL akan menjadi ranah dinas terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan instansi teknis lainnya.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, serta unsur organisasi olahraga seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dan Asosiasi Provinsi PSSI Kalimantan Selatan.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemprov Kalsel berharap pembangunan stadion bertaraf internasional dapat berjalan sesuai visi dan misi gubernur, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Posting Komentar