Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

 


SOALKALSEL.COM, KALSEL -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Upaya menjaga ketahanan pangan dinilai tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai pihak.


Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin bekerja sama dengan sejumlah dinas teknis serta lembaga terkait dalam berbagai kegiatan pengendalian harga dan distribusi bahan pokok.


“Dalam upaya menjaga stabilitas bahan pokok, kami selalu berkolaborasi dengan dinas lain seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Bulog. Jadi ini memang kerja bersama, kami saling mendukung dalam berbagai kegiatan,” ujarnya di Banjarbaru, Jumat (6/3/2026).


Menurutnya, sinergi tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan di lapangan, terutama ketika pemerintah perlu melakukan intervensi untuk membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga atau keterbatasan pasokan.


“Contohnya ketika ada kegiatan atau kebutuhan intervensi di lapangan seperti yang terjadi kemarin. Dari beberapa dinas ini bersama-sama turun membantu, masing-masing menggelar komoditas yang bisa disediakan,” jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok masyarakat disediakan secara langsung di lokasi, mulai dari bahan pangan utama hingga produk peternakan.


“Di titik kegiatan kemarin kami menggelar berbagai komoditas, mulai dari telur ayam, ayam, beras, gula, tepung, susu, dan berbagai kebutuhan lainnya untuk masyarakat,” kata Ahmad Bagiawan.


Ia menjelaskan bahwa setiap dinas memiliki peran masing-masing dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dinas yang bergerak di sektor produksi bertugas memastikan ketersediaan komoditas, sementara Dinas Perdagangan berperan dalam distribusi dan pemasaran agar komoditas tersebut dapat diakses masyarakat.


“Perdagangan ini sebenarnya menjadi ujung dari rantai ketahanan pangan. Misalnya dari Dinas Perkebunan dan Peternakan yang mendorong peternak menghasilkan telur atau ayam, kemudian dari sisi perdagangan kami yang mengurus bagaimana komoditas tersebut sampai ke pasar dan bisa diakses masyarakat,” jelasnya.


Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap stabilitas pasokan dan harga bahan pokok dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama