Diskominfo Kalsel Matangkan Persiapan EPSS, Targetkan Predikat “Baik” Tahun 2026

 


SOALKALSEL.COM, BANJARBARU –
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel terus mematangkan persiapan pemenuhan bukti dukung Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).


Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan, dengan fokus pada penguatan Domain 4 (Kelembagaan) dan Domain 5 (Statistik Nasional).


EPSS sendiri mencakup lima domain utama, yakni Prinsip Satu Data Indonesia, Kualitas Data, Proses Bisnis Statistik, Kelembagaan, serta Statistik Nasional yang menjadi indikator penilaian kinerja statistik sektoral daerah.


Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Muhammad Hidayatullah, mengungkapkan bahwa progres pemenuhan bukti dukung pada dua domain tersebut menunjukkan capaian yang cukup signifikan.


“Domain 4 telah mencapai sekitar 90 persen, sementara Domain 5 berada pada kisaran 75 persen,” ujar Hidayat di sela Rapat Koordinasi bersama BPS dan Bappeda Kalsel di Kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (23/4/2026).


Ia menambahkan, pihaknya optimistis seluruh dokumen pendukung dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu pada 31 Mei 2026. Untuk memastikan hal tersebut, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat melalui pertemuan rutin.


Menurut Hidayat, keberhasilan pencapaian target EPSS sangat bergantung pada sinergi antarinstansi. Dalam hal ini, BPS berperan aktif mengawal proses di seluruh domain, sementara Diskominfo dan Bappeda memegang peran strategis dalam pemenuhan dokumen pendukung.


Meski Bappeda tengah disibukkan dengan sejumlah agenda lain, termasuk implementasi Satu Data Indonesia (SDI), pemerintah daerah tetap mendorong peningkatan peran aktif dalam penyediaan dan pelengkapan data.


“Langkah percepatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan capaian dari hasil evaluasi tahun sebelumnya. Tahun lalu, Kalimantan Selatan masih berada pada predikat ‘Cukup’. Tahun ini, kami menargetkan naik ke Level 3 dengan predikat ‘Baik’,” tegasnya.


Sebagai tindak lanjut, pembahasan untuk Domain 1, Domain 2, dan Domain 3 dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026 dengan melibatkan Dinas Kesehatan serta Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan.


Dengan penguatan koordinasi dan percepatan pemenuhan dokumen, Pemprov Kalsel optimistis mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral yang lebih akurat, terintegrasi, dan akuntabel.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama