Jemput Bola hingga Desa, Disdukcapil Kalsel-Tapin Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

 



SOALKALSEL.COM, KALSEL - Akses layanan administrasi kependudukan kini semakin dekat dengan masyarakat. Tak perlu lagi jauh ke ibu kota kabupaten, warga Desa Pabaungan Hilir, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, dapat mengurus berbagai dokumen penting langsung di desa mereka.


Melalui kolaborasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan dan Disdukcapil Kabupaten Tapin, layanan jemput bola digelar pada Kamis (9/4/2026).


Program ini menyasar wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan.


Kepala Bidang Fasilitasi Pencatatan Sipil Disdukcapil Kalsel, Reza Fahlevi, mengatakan kehadiran layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh warga mendapatkan hak administrasi kependudukan secara merata.


“Kami ingin memastikan masyarakat, terutama di wilayah terpencil, tidak lagi kesulitan mengakses layanan adminduk. Selain pelayanan, kami juga melakukan sosialisasi agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.


Tak hanya melayani warga Pabaungan Hilir, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat dari desa lain di Kecamatan Candi Laras Selatan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pengajuan dokumen sejak layanan dibuka.


Beragam layanan disediakan, mulai dari pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran, perubahan data, hingga pembaruan status pada KTP elektronik.


Sekretaris Disdukcapil Tapin, Ika Alamsyah, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Pabaungan Hilir didasarkan pada belum pernah terselenggaranya layanan serupa di wilayah tersebut.


“Kami menargetkan lebih dari 50 persen dokumen yang diajukan dapat selesai di hari yang sama. Ini bentuk percepatan pelayanan agar masyarakat tidak perlu menunggu lama,” jelasnya.


Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan sebagai syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial.


Melalui layanan jemput bola ini, pemerintah berharap tidak hanya mempercepat penerbitan dokumen, tetapi juga mempersempit kesenjangan akses layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama