Machli Riyadi Fokus Perkuat Koperasi, UMKM, dan Tekan Pengangguran di Banjarmasin

 



SOALKALSEL.COM, BANJARMASIN – Pasca dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menegaskan fokus kebijakan strategis untuk memperkuat ekonomi daerah melalui tiga sektor utama, yakni penguatan koperasi, pengembangan UMKM, serta penurunan angka pengangguran.


Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama tim Humas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin, Rabu (1/4/2026).


Machli menjelaskan, program kerja Diskopumker harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat sekaligus mendukung visi pembangunan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR.


Ia menyebut, penguatan Koperasi Merah Putih menjadi salah satu prioritas utama dengan target mulai operasional pada 2027. Saat ini, sebanyak 52 koperasi telah terbentuk di 52 kelurahan di Kota Banjarmasin.


Koperasi tersebut akan diperkuat melalui pelatihan manajemen, tata kelola, serta kewirausahaan bagi para pengurus.


“Ini akan menjadi contoh koperasi yang bisa berkembang dan direplikasi di kelurahan lain,” ujarnya.


Selain koperasi, sektor UMKM juga menjadi perhatian serius mengingat usaha mikro mendominasi struktur ekonomi daerah. Pemerintah akan memperkuat pendampingan, akses permodalan, serta membuka peluang pasar bagi pelaku usaha.


“Kami ingin pelaku UMKM benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tegasnya.


Di sektor ketenagakerjaan, Machli menyoroti angka pengangguran di Banjarmasin yang mencapai 6,49 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, jumlah pencari kerja saat ini mencapai 21.220 orang.


Untuk menekan angka tersebut, pemerintah akan memperkuat pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru.


“Kita tidak hanya mendorong masyarakat mencari kerja, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru,” pungkasnya.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama