SOALKALSEL.COM, BANJARBARU – Kepala Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran, Gusti Muhammad Reza Pahlevi memastikan penerapan pola kerja Work From Home (WFH) maupun sistem kerja lima hari tidak mengganggu pelayanan kepada klien di panti.
Menurutnya, setelah berjalan selama satu minggu terakhir, pelaksanaan WFH di lingkungan panti tidak menemui kendala berarti dan seluruh layanan tetap berjalan normal.
“Pada intinya tidak ada kendala maupun permasalahan. Semua sudah kami susun sedemikian rupa agar pelayanan kepada klien tetap berjalan optimal,” ujar Pahlevi di Banjarbaru, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, berbagai layanan utama seperti pembinaan keterampilan, pengasuhan, hingga pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa. Petugas pengasuh, perawat, hingga pekerja sosial tetap disiagakan sesuai kebutuhan pelayanan di dalam panti.
“Pelayanan seperti keterampilan, kesehatan, dan pengasuhan tetap berjalan normal. Kami sudah mengantisipasi agar tidak ada gangguan pelayanan,” tambahnya.
Dalam penerapan WFH, pihak panti mengatur komposisi kehadiran pegawai dengan skema sekitar 70 persen bekerja dari kantor (WFO) dan 30 persen bekerja secara fleksibel. Kebijakan ini diterapkan pada seluruh elemen, baik di bagian sekretariat, pelayanan, pembinaan, maupun pekerja sosial.
Meski jumlah pegawai yang hadir secara fisik berkurang, Pahlevi menegaskan bahwa kualitas pelayanan tidak mengalami penurunan.
“Kita memang mengurangi jumlah orang yang hadir, tetapi tidak mengurangi kualitas pelayanan. Tidak ada perbedaan antara sebelum dan sesudah penerapan WFA,” tegasnya.
Sementara itu, penerapan sistem kerja lima hari turut membawa penyesuaian pada hari Sabtu yang kini menjadi hari libur. Namun, pihak panti tetap memberlakukan sistem piket, khususnya pada bagian pelayanan dan pembinaan.
“Walaupun Sabtu libur, tetap ada petugas yang piket. Jadi pelayanan kepada klien tetap berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara administrasi penerapan sistem kerja baru tersebut juga tidak menimbulkan kendala berarti.
Dengan berbagai penyesuaian yang telah dilakukan, PRSPD Iskaya Banaran menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para penyandang disabilitas yang menjadi klien di panti tersebut.

Posting Komentar