GAMBUT, SOALKALSEL.COM – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diwujudkan Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin melalui aksi sosial pembagian masker gratis.
Sebanyak 1.500 masker dibagikan kepada masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di kawasan Jalan A Yani Kilometer 17, Gambut, Kabupaten Banjar, Jumat (25/9/2026).
Pembagian masker dilakukan langsung di tengah aktivitas lalu lintas. Petugas dari Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin menyapa para pengendara sekaligus memberikan masker sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah.
Direktur Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin, Dr. Sony Prabowo, MARS, mengatakan kondisi udara akibat asap Karhutla perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan diri, terutama bagi mereka yang masih harus melakukan perjalanan atau bekerja di luar ruangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Jangan lupa pakai masker,” ujar Dr. Sony.
Menurutnya, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan langsung terhadap asap dan partikel yang terdapat di udara.
Selain memakai masker, masyarakat juga disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak ada keperluan mendesak. Terlebih, ketika kondisi udara sedang dipenuhi asap dan jarak pandang mulai terganggu.
Dr. Sony juga mengingatkan agar perhatian lebih diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia. Masyarakat yang memiliki keluhan pada saluran pernapasan juga diharapkan lebih berhati-hati ketika berada di luar rumah.
“Yang utama adalah menjaga kesehatan. Kalau tidak ada keperluan yang penting, sebaiknya aktivitas di luar ruangan dikurangi. Kalau harus keluar, gunakan masker dengan baik,” pesannya.
Pemilihan kawasan Jalan A Yani Kilometer 17 sebagai lokasi pembagian masker karena wilayah tersebut menjadi salah satu jalur dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Setiap hari, kawasan tersebut dilalui banyak pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini membuat masyarakat yang berada di jalan memiliki potensi terpapar asap lebih lama.
Melalui kegiatan tersebut, Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.
Masker yang dibagikan diharapkan dapat langsung digunakan masyarakat, khususnya pengendara yang harus menempuh perjalanan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Tidak hanya memberikan masker, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi sederhana agar masyarakat tidak menganggap sepele dampak kabut asap terhadap kesehatan.
Masyarakat diminta memperhatikan kondisi tubuh. Jika mengalami keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa mengganggu, mata perih, atau sesak napas, sebaiknya segera mengurangi paparan asap dan mencari pertolongan medis apabila keluhan tidak membaik.
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin berharap kondisi kabut asap akibat Karhutla dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Namun selama kualitas udara masih terdampak asap, masyarakat diminta tetap melakukan langkah-langkah pencegahan.
Menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kondisi tubuh, serta memperhatikan kelompok rentan menjadi beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Dr. Sony kembali menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga.
“Jangan lupa pakai masker. Jaga kesehatan dan lindungi keluarga dari dampak kabut asap. Kalau memang tidak perlu keluar rumah, sebaiknya kurangi aktivitas di luar,” ujarnya.
Pembagian 1.500 masker ini menjadi bentuk nyata kepedulian Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin terhadap masyarakat. Di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat, pesan yang disampaikan pun sederhana namun penting: tetap waspada, lindungi diri, dan jangan lupa memakai masker. (nanang)

Posting Komentar