SOALKALSEL.COM, GARUT – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Pendidikan Profesi Guru pada Direktorat Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru terus mempercepat sertifikasi pendidik melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi penjaringan data guru yang belum memiliki sertifikat pendidik di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (3/3).
Kegiatan tersebut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi X, Ferdiansyah, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, serta para guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Direktur Pendidikan Profesi Guru Ferry Maulana Putra mengatakan pemerintah berkomitmen meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan nasional.
“Sertifikasi pendidik bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pengakuan profesional atas kompetensi dan dedikasi guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, sekaligus menjadi dasar peningkatan mutu pembelajaran dan pemberian tunjangan profesi,” ujarnya.
Berdasarkan data dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), secara nasional masih terdapat sekitar 238 ribu guru yang belum memiliki sertifikat pendidik. Namun pemerintah mencatat capaian signifikan pada 2025 dengan lebih dari 800 ribu guru berhasil menyelesaikan proses sertifikasi melalui program PPG.
Di Kabupaten Garut sendiri, data sementara menunjukkan masih terdapat sekitar 1.050 guru dari jenjang TK hingga SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, yang belum bersertifikat pendidik.
Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk aktif mendukung proses verifikasi serta pemutakhiran data guru di lapangan.
Direktorat PPG juga mengimbau para guru untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan data mereka dalam sistem pendataan. Data yang valid dan mutakhir dinilai menjadi fondasi penting dalam perencanaan kebijakan PPG.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah menyampaikan apresiasi atas berbagai kebijakan Kemendikdasmen dalam meningkatkan kualitas guru, termasuk melalui program PPG Guru Tertentu. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah menjadi kunci percepatan penuntasan sertifikasi guru di berbagai daerah.
Melalui forum sosialisasi tersebut, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai berbagai isu yang sering menjadi perhatian guru, seperti kuota PPG, jadwal pelaksanaan, hingga mekanisme pembiayaan program.
Salah satu peserta, guru SMP Plus Mandailing Ulun Fitri Maulani, mengaku mendapatkan banyak informasi baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya jadi tahu informasi detailnya, karena selain ada paparan, ada juga layanan konsultasi. Saya berharap nanti bisa ikut PPG Guru tertentu ini,” ujarnya.
Direktorat PPG juga menyediakan layanan konsultasi daring setiap Selasa dan Kamis melalui Zoom Meeting. Informasi lebih lanjut mengenai program Pendidikan Profesi Guru dapat diakses melalui laman resmi Direktorat PPG di ppg.kemendikdasmen.go.id.

Posting Komentar